oplus_0
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitul Muhtadin Bandar Jaya Timur tidak hanya menjadi momentum meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat persatuan dan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.
LAMPUNG TENGAH, bangkitnusantara.com — Jamaah Masjid Baitul Muhtadin menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan kegiatan bersholawat bersama di halaman Masjid Baitul Muhtadin, Lingkungan IV Bandar Jaya Timur, Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Cinta Rasul Menguatkan Hati, Semangat Kemerdekaan Memperkuat Negeri, Bersatu Dalam Ukhuwah Islamiyah Memperkuat Keimanan dan Bersyukur Atas Kemerdekaan Indonesia, NKRI Harga Mati.”

Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum bagi masyarakat dan jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Acara tersebut dihadiri Ketua Masjid Baitul Muhtadin Hi. Sopian, SE, penasihat Masjid Baitul Muhtadin Hi. Suwito, S.Pd., Ketua RW 04 Badal Kusmanto, para jamaah Masjid Baitul Muhtadin serta tamu undangan dari Lingkungan IV Bandar Jaya Timur.
Suasana religius semakin terasa dengan dilaksanakannya kegiatan bersholawat bersama Al Anshor yang dipimpin oleh Hi. Mobarik dari Bandar Jaya Barat.

Ketua Masjid Baitul Muhtadin, Hi. Sopian, SE, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan tersebut.
Ia secara khusus memberikan penghargaan kepada Ketua Panitia Hi. Hasan Basri beserta seluruh panitia yang telah mempersiapkan berbagai kebutuhan sehingga kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terlaksana dengan baik.
Menurut Hi. Sopian, terselenggaranya kegiatan tersebut tidak terlepas dari semangat gotong royong dan kebersamaan seluruh jamaah serta masyarakat di lingkungan Masjid Baitul Muhtadin.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tamu undangan, jamaah dan para donatur yang telah memberikan infak serta sedekah untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Dukungan dan kebersamaan dari seluruh jamaah serta para donatur menjadi bagian penting sehingga kegiatan bersholawat dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dapat terlaksana sesuai dengan harapan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hi. Sopian berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dapat dijadikan sarana untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Menurutnya, persatuan dan kekompakan menjadi modal penting bagi umat Islam untuk terus menjalankan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial secara bersama-sama.
“Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita jadikan ukhuwah sebagai alat pemersatu agar kita selalu kompak dalam menjalankan kegiatan-kegiatan Islamiyah,” katanya.
Sementara itu, Ketua RW 04 Bandar Jaya Timur, Badal Kusmanto, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf dari Lurah Bandar Jaya Timur yang tidak dapat hadir karena sedang melaksanakan kegiatan berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas.
Meski tidak dapat hadir secara langsung, lanjut Badal, pihak kelurahan memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan masyarakat dan jamaah Masjid Baitul Muhtadin.
Ia berharap kegiatan bersholawat dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dapat berjalan dengan lancar, aman dan kondusif hingga seluruh rangkaian acara selesai.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar tanpa halangan serta tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.
Sementara Ketua Panitia, Hi. Hasan Basri, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu bentuk kecintaan umat kepada Rasulullah SAW.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperbanyak sholawat serta meneladani perjuangan dan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Hi. Hasan Basri juga menyampaikan pesan tentang pentingnya berkumpul dalam kegiatan yang membawa kebaikan, memperkuat persaudaraan serta meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitul Muhtadin tersebut tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan antarwarga, memperkuat persatuan serta menumbuhkan semangat kebangsaan.
Melalui tema yang menggabungkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, semangat kemerdekaan dan komitmen terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, jamaah diharapkan mampu menjaga persaudaraan, memperkuat keimanan serta bersama-sama menjaga Indonesia dengan semangat NKRI Harga Mati.(Asp/red)
