WhatsApp Image 2020-07-12 at 9.15.29 AM

Mesuji, Bangkitnusantara.com — Puluhan Masyarakat Mesuji mengaku resah dengan kegiatan beberapa orang yang mengaku sebagai peserta KKN UNILA di pintu masuk Pasar Tanjung Menang, Kecamatan Mesujitimur, pada Minggu (12/7/2020) Pagi.

Bagaimana tidak resah, Masyarakat yang hendak berbelanja kebutuhan pokok, “terpaksa” harus membeli masker karena tidak diperbolehkan masuk oleh beberapa Mahasiswa KKN UNILA tersebut.

“saya dicegah ketika ingin belanja ke pasar, mereka menghimbau agar memakai   masker, jika tidak membawa bisa membeli seharga Rp 5000 kalau mau masuk ke Pasar. Waduh, saya ini miskin, bukan banyak bawa uang ke pasar cuma mau beli ikan asin sama tempe saja,” ujar bik Sum, salah satu warga sekitar.

Sementara itu, saat ditemui beberapa Mahasiswa KKN UNILA tersebut mengaku hanya Kuliah Kerja Nyata (KKN) guna membantu Dinas Kesehatan Mesuji menegakkan protokol kesehatan mengantisipasi penularan wabah pandemi Covid -19.

“Kami disini cuma KKN aja, membantu dinas kesehatan menegakkan protokol kesehatan mengantisipasi Pandemi Covid-19,” ujar salah satu Mahasiswa. Ketika disinggung adakah bantuan Masker dari Pemda Mesuji, mereka menyatakan tidak ada.

“Ini jam sudah setengah 9 lewat, pihak Dinas Kesehatan masih belum ada yang datang, kami tak tahu ini dari mereka,” tambah dia.

Menurut Camat Mesuji Timur Tarbin, ketika dimintai keterangan mengatakan bahwa bantuan masker sudah banyak dibagikan ke Masyarakat luas.

“Bantuan masker sudah banyak yang dibagikan ke Masyarakat, untuk masalah ini biarkan saja. Hal itu dilakukan demi kesehatan dan keselamatan Masyarakat,” ujar Tarbin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Best view on Mobile Browser | ChromeNews by AF themes.