Lampung Tengah. Bangkitnusantara.com.— Vaksinasi Covid-19 untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona di Lampung Tengah (Lamteng), terus dilakukan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah Demang Sepulau Raya (RSUD-DSR) Lamteng, kepada instasi pemerintah, lembaga penegak hukum dan masyarakat yang siap melakukan vaksinasi.
Diketahui pada Rabu (17/03), instansi lembaga penegak hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungsugih, Lamteng mengikuti vaksinasi tahap kedua yang telah dijadwalkan RSUD-DSR.
Kepala RSUD-DSR Lamteng dr. Hasril Syahdu membenarkan, bahwa seluruh jajaran Kejari Lamteng telah melakukan vaksinasi tahap kedua.

“Ya, hari ini jadwal kedua vaksinasi. Sebab, empat belas hari sebelumnya seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Lamteng ini sudah mengikuti vaksinasi tahap pertama,” ucap Hasril, Rabu (17/03).
Vaksinasi ini, lanjut kata Hasril, dimulai dari Kepala Kejari Lamteng Muhamamad Ali Akbar, S.H., M.H., yang kemudian diikuti oleh seluruh jajaran jaksa staf dan anggota Kejari Lamteng lainnya.
Selain itu, hari ini juga ada mantan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto, S.Sos., yang mengikuti vaksinasi tahap pertama untuk usia 60 tahun ke atas.
“Kebetulan hari ini jadwal vaksinasi pak Loekman, berbarengan dengan jajaran Kejaksaan,” terang Hasril.

Hasril Syahdu menambahkan, untuk vaksinasi yang diberikan kepada mantan Bupati Lamteng sama yakni Vaksin Sinovac. “Tidak ada perbedaan, Vaksin Covid-19-nya sama Sinovac,” tandasnya.
Usai di vaksin tahap kedua, Kajari Lamteng Muhammad Ali Akbar, S.H., M.H., mengatakan, bahwa tidak ada hal yang dirasakan, setelah di vaksin tahap kedua.
“Alhamdulilah tidak ada yang kita rasakan, hanya terasa lapar. Kami bersukur seluruh pegawai kejaksaan negeri gunungsugih telah melaksanakan vaksinasi tahap kedua,” ungkapnya.
Dalam Vaksinasi ini, lanjut kata Kajari, kita bertrimakasih kepada Dinas Kesehatan dan RSUD-DSR Lamteng yang sudah membantu dalam pelaksanaan vaksinasi.
Kami berharap masyarakat tidak usah takut untuk melakuka vaksinasi. Vaksinasi. Dalam kesempatan yang sama, mantan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto, S.Sos., mengatakan bahwa pihaknya telah mengikuti anjuran pemerintah dengan melakukan vaksinasi tahap pertama untuk usia 60 tahun keatas.

“Saya hari ini melakukan vaksinasi tahap pertama, mengikuti anjuran pemerintah. Alhamdulillah setelah saya di vaksin tidak ada reaksi apa pun. Tapi yang jelas sudah satu jam setelah saya di vaksin belum ada reaksi apa pun. Mudah mudahan gak ada reaksi lah,” ucap Loekman.
Menurut keterangan dokter tadi, kata Loekman, jika terjadi reaksi setelah di Vaksin yang dirasakan biasanya bisa ngantuk, bisa lapar, agak meriang-meriang gitu, biasanya reaksinya seperti itu. “Beda orang beda reaksi, mudah musahan saya sehat ya,” ungkap Loekman.
Menanggapi isu vakainasi tidak aman di kalangan masyarakat, Loekman menyampaikan, bahwa Pemerintah tidak akan mencelakakan rakyatnya.
“Jadi saya himbau kepada seluruh warga masyarakat Lampung Temgah untuk tidak ada ke khawatiran dan berpikiran macam macam. Iktiar lebih baik, upaya pemerintah jelas akan menyehatkan semua warganya. Jadi gak mungkin pemerintah pelaksanakan program ini kalau tidak ada manfatnya,” jelas Loekman. (Rls)
