Seorang pelayan restoran menunggu pembeli di St Mark’s Square, Venesia yang sepi, usai pemerintah Italia melakukan penutupan wilayah utara negara tersebut akibat mewabahnya COVID-19, Senin (9/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Manuel Silvestri/pras.

BANGKITNUSANTARA.COM – Otoritas Italia pada Senin mengonfirmasi ada 7.985 kasus infeksi virus corona yang terdata di negara itu.
Angka itu menunjukkan suatu peningkatan yang mencapai 1.598 kasus baru dibandingkan hari sebelumnya, dan belum mencakup yang sembuh atau meninggal.
"Kami meregister 102 kasus baru hari ini, sehingga totalnya menjadi 724," kata Kepala Departemen Perlindungan Sipil Angelo Borrelli dalam suatu jumpa pers.
"Kami juga mencatat penambahan 97 kematian, sehingga totalnya menjadi 463," katanya.
Dengan mempertimbangkan semua data, termasuk yang meninggal dan sembuh, maka jumlah kasus virus corona yang ditaksir oleh otoritas setempat mencapai 9.172.
Otoritas juga mengonfirmasi bahwa sebagian besar kasus kematian terjadi di kalangan warga berusia tua.
"Satu persen yang meninggal berusia 50 dan 59 tahun, 10 persen berkisar 60- 69, 31 persen berkisar usia 70- 79, dan 44 persen untuk berusia 80 -89, dan 14 persen di atas 90 tahun," kata Borrelli sebagaimana dikutip dari Xinhua.
Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.
